Selasa, 22 Maret 2016

Kemana Alamku?

Bismillahirahmanirahim... saya kali ini akan memposting puisi karya saya yang kedua

Kemana Alamku
                                       - Rahmat Avrilieanto -

Ucap kakek ku...
dahulu di negeri ku ini
sangat sejuk nan asri

Kiri kanan yang ia pandang
pohon, sungai, tumbuhan
dan sawah
hidup rukun berdampingan
Pohon sangat lebat
sungai sangat bersih
tak ternodai oleh sampah dan limbah
udarapun sedap untuk dihirup

Tapi kini...
pohon dan hutan jadi gundul
sungai yang bersih jadi kotor
sawah seluas mungkin
disulap menjadi kota metropolitan

Mobil motor semuanya
memenuhi jalanan
udara sekarang menjadi berpolusi
udarapun menjadi abu - abu warnanya

Akibat dari semua ini
kami yang MENDERITA
kami yang MERASAKAN
semua bencana ini

Setiap musim penghujan tiba
apa yang terjadi ?
Banjir lah..
Longsor lah..
itulah yang kami derita
akibat semua ulahmu

Bukankah bumi itu
rumahmu dan juga rumahku
tapi kenapa? kau dengan sengaja
merusak semua fasilitas
yang ada di bumi, rumahmu sendiri

Laut dengan sengaja kau bom
padahal itu akan sangat merusak
populasi terumbu karang dan ikan pada mati

Hutan dengan sengaja kau bakar
namun bagaimana dengan nasib
para hewan yang tinggal dihutan
bagaimana juga dengan nasib
kesehatan manusia yang akan terganggu

Bukan hanya Indonesia saja
yang terkena efek tercemar udara
bahkan bisa juga sampai ke negeri tetangga

semoga ulahmu ini
akan mendapatkan balasan yang setimpal
diakhirat nanti...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar